1. Membuat Pupuk Kompos Sistem Segitiga 

    Kompos  Segitiga adalah kompos yang dibuat dengan sistem terowongan udara, yaitu dengan menumpuk cacahan daun, rumput, dan bahan lain diatas segitiga panjang yang terbuat dari bambu atau kayu. Terowongan  udara itu berukuran tinggi 20 cm dengan panjang 1,5 - 2 meter. Buatlah alat ini  duah buah dan letakkan berdampingan.



1. Tumpuklah sampah organik pada satu terowongan dan biarkan yang lainnya.
2. Tambahkan bahan dan siram dengan air setiap hari agar tetap lembab.
3. Setelah bagian bawah berwarna hitam, balik kompos tersebut dan tuang ke dalam              segitiga yang satu. Apabila ada sampah organik yang baru, tumpuklah pada segitiga          yang lama.
4. Jaga selalu kelembabannya dengan menyiraminya dengan air. Biarkan kira-kira 6              minggu sampai semua bahan organik menjadi berwarna kehitaman (mirip tanah). Bila        demikian maka berarti kompos sudah siap digunakan.


Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Kandang Secara Cepat Dengan EM-4 | TekInfoTani.com
Baca juga : 1001 Cara Membuat Pupuk Organik | Cara Pembuatan Pupuk Organik Super Terbaru 2019

2. Membuat Pupuk Kompos Sistem Bogor

     Untuk membuat kompos sistem bogor, caranya dibahas di bawah ini. Siapkan dahulu bahannya dan kemudia lakukan langkah-langkahnya.

Bahan :
1. Samaph yang sudah lapuk (garbage)
2. Jerami yang sudah dicampur dengan kotoran dan air kencing ternak
3. Kotoran ternak pemamah biak
4. Abu dapur atau abu kayu.

Cara Pembuatan :
1.) Timbun campuran jerami dan sampah hingga setinggi 25 cm di atas bedengan berukuran 2,5 x 2,5       meter.
2.) Timbunkan campuran kotoran dan air kencing ternak di atas timbunan tadi tipis-tipis dan merata.
3.) Timbun lagi campuran jerami dan sampah hingga 25 meter.
4.) Tutup lagi dengan campuran kotoran dan kencing ternak.
5.) Timbun bagian paling atas dengan abu sampai setebal ± 10 cm.
6.) Bolak-balik campuran bahan kompos setelah 15 hari, 30 hari dan 60 hari.
7.) Setelah diproses selama 3 bulan maka kompos sudah cukup matang. Agar pengomposan berhasil,       buatlah atap di atas bedengan pengomposan sebab air hujan dan sinar matahari langsung dapat             menggagalkan proses pengomposan.





     Kondisi lingkungan yang lembab dan basah menjadi kondisi yang nyaman bagi perkembangan patogen atau sumber penyakit. Ketika musim penghujan tiba, akan terlihat banyak penyakit bermunculan, antraknosa salah satunya.

Hasil gambar untuk Penyakit Antraknosa Pada Tanaman Cabai    Setiap musim mempunyai tantangan tersendiri bagi para petani. Pada musim kemarau biasanya banyak terjadi ledakan hama, sedangkan pada musim hujan banyak terjadi ledakan penyakit terutama yang berkaitan dengan bakteri dan jamur.
     Hingga saat ini antraknosa (patek) masih menjadi penyakit utama pada tanaman cabai, karena penyakit ini sangat susah sekali untuk dikendalikan. Kerugian yang ditimbulkan oleh penyakit ini pun bisa mencapai 100%.


1. Gejala

     Gejala yang ditimbulkan oleh Colletotrichum capsisi dan Gloeosporium piperatum sukar dibedakan, meskipun keduanya dapat menyerang buah yang masih muda atau kecil, tetapi gejala serangan  Gloeosporium piperatum dapat terlihat baik pada buah yang masih mentah maupun yang sudah masak, sedangkan geajala serangan  Colletotrichum capsisi hanya dapat dijumpai pada buah yang  sudah masak saja. Gejala mula-mula berupa bercak kecil yang selanjutnya dapat tumbuh menjadi lebih besar. Gejala tunggal cenderung berbentuk bulat, tetapi karena banyaknya titik awal gejala maka gejala yang satu dengan yang lain sering bersatu sehingga membentuk bercak yang besar dengan bentuk tidak bulat. Pada geajala yang sudah cukup besar, sering dibagian tepinya coklat dan bagian tengahnya putih. Bercak yang terbentuk umumnya agak cekung atau melekuk dan mulai dari bagian tengahnya mulai dibentuk aservulus jamur yang berwarna hitam, yang biasanya membentuk lingkaran yang berlapis. (Lihat Gambar di Bawah Ini)

Penyakit Antraknos Pada Cabai

2. Penyebab
 

      Ada dua penyebab penyakit pada antraknos cabai ini. pertama Colletotrichum capsici (Syd.) Butl. & Bisby, yang dahulu dikenal dengan diameter 100 µm, yang di pinggir lubangnya mempunyai seta (bulu) warna coklat dengan ukuran 75-100 x 2-6,2 µm, sedangkan konidi yang berupa batang, agak bengkok, warna hialin dengan kedua ujungnya runcing berukuran 18,6-25 x 3,5-5,3 µm. Penyebab yang kedua adalah Gloeosporium piperatum Ell & Ev. Jamur ini membentuk aservulus tanpa seta, warna kuning jingga atau merah jambu, sedangkan konidi berbentuk batang warna hilain yang kedua ujungnya tumpul dengan ukuran 15,5-18,6-5,3-6,2 µm. kedua jamur tumbuh baik pada suhu antara 23ºC-30ºC di daerah yang lembab. Oleh karena itu, penyakit ini lebih banyak muncul pada musim penghujan daripada musim kemarau, meskipun pada musim kemarau tanaman cabai tidak bebas dari gangguan penyakit ini.

3. Pengendalian

     Penyakit ini umumnya dikendalikan dengan menggunakan berbagai macam fungisida, di antaranya fungisida yang mengandung Cu ataupun karbendezim, meskipun dapat sangat dikurangi dengan jalan pengaturan kelembapan kebun, misalnya dengan jarak tanam yang tepat dan pemberian air secukupnya.

      Begitulah Gejala, Penyebab dan Cara Pengendalian untuk penyakit antroknos pada tanaman cabai, semoga bermanfaat meskipun materinya sedikit.
         Jangan lupa untuk membagikannya kepada keluarga, teman, kerabat, serta petani-petani di Indonesia agar pengetahuan para petani kita bertambah. Sekian Terima Kasih.
     
      Terlalu fokusnya petani pada penyakit dan hama prapanen, terkadang menjadikan petani lemah terhadap serangan penyakit pascapanen. Padahal, penyakit pascapanen mendatangkan kerugian yang tidak kalah besar. Antisipasi terhadap Penyakit pascapanen dapat meningkatkan mutu hasil pascapanen, menurunkan tinkat kerugian hasil pascapanen, dan menigkatakan kesejahteraan petani.
 

     Dalam blog ini, dibahas penyakit pascapanen parasitik, pentingnya menghindari penyakit pascapanen untuk mencegah kerugian yang besar, cara menjaga mutu tanaman pascapanen agar tetap baik, dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas penyakit terbaru yang menyerang padi pada saat pascapanen dan cara pengendaliaannya.

1. Penyakit Beras Kuning (Yellowsis Rice)



     Penyakit ini ada yang tidak beraun (nonpoisonus yellowsis rice) disebabkan oleh Trichoderma dan Pseudomonus, dan ada yang beracun ( poisonus yellowsis rice). Mula-mula terdapat di Thailand disebabkan oleh Panicillium citrinum dan Panicillium toxicarium yang sekarang disebut Panicillium citreoviride, sedangkan yang mula-mula terdapat di Islandia disebabkan oleh Panicillium islandicium. Penyakit ini biasanya timbul bila padi yang masih basah atau lembab ditimbun dalam waktu yang lama tidak lekas dijemur. Selain itu, dapat pula terjadi pada padi yang sudah kering, tetapi disimpan ditempat yang sangat lembab. Karena beras yang sakit warnanya kuning maka penyakitnyadisebut beras kuning, dan kadang-kadang mengandung racun maka akan berbaha bagi konsumennya.


     Panicillium citrinum menghasilkan racun yang disebut citrinin dengan rumus kimia CHO. Dalam bentuk kristal berupa jarum berwarna kuning, dengan titik cair 166ºC-177ºC, tidak larut dalam air, tetapi dapat laru dalam kloroform dan larutan sedikit dalam eter panas. Panicillium citreoviride menghasilkan racun yang disebut Citreoviridin. Jamur ini merupakan jamur anaerobe dengan titik pertumbuhan minimum 3ºC-5ºC, Optimum 30ºC dan maksimum 40ºC-50ºC. Sporanya belum mati pada pemanasan sampai 60ºC selama 5 menit.

   Panicillium Islandicum menghasilkan racun yang disebut luteoskyrin yang dahulu disebut islanditoxin denganrumus kimianya CHOCl. Dalam bentuk kristal berupa jarum yang tidak berwarna. Titik cair 250ºC-251ºC, larut dalam alkohol dan aseton, dan tidak larut dalam pelarut nonpolar. Hidrolisis dari asamnya menghasilkan 3 macam asam amino. Struktur molekulernya tampak terdiri dari gugus peptida, ikatan C-Cl dan cincin Benzena, bersifat stabil dalam larutan asam dan netral serta bersifat labil dalam larutan basa. LD minimum untuk tikus putih 3 Mg / Kg. Tikus putih yang diberi makan campuran beras kuning dengan kubis akan mati setelah 7 hari, tetapi bila beras kuningnya dicampur dengan beras sehat dengan perbandingan 1:1 baru mati setelah 21 hari. Karena penyebab utamanya faktor lingkungan, yaitu kelembaban  maka penyakit ini dapat dihindari dengan tidak menumpuk padi yang masih basah atau menumpuk padi kering di tempat lembab. Padi yang kandungan airnya 12% sudah bebas dari serangan jamur-jamur tersebut. Padi yang kandungan airnya 12%  dapat diketahui dengan mudah, yaitu bila tangkai malainya (merangnya) dengan mudah dapat dipatahkan, bahkan bagi petani yang sudah berpengalam ia akan menggigit gabah sampai pecah dapat diperkirakan kandungan air gabah tersebut.

2. Penyakit Bercak Cokelat Pada Padi Oleh Drechslera Oryzae


   Dahulu penyebab panyakit ini disebut Helminnthosporium oryzae. Pada awal serangan atau serangan ringan gejala berupa bercak-bercak kecil yang memanjang berwarna cokelat. Gejala pada saat ini mirip sekali dengan gejala hama yang disebabkan walang sangit, tetapi kalau kita perhatikan betul-betul, bercak yang disebabakan oleh hama walang sangit di tengahnya terdapat seperti tepung yang berwarna putih atau kalbu, sedangkan bercak yang disebabkan oleh Drechslera Oryzae tidak ada. Apabila lingkungan luar mendukung bercak kecil tadi akan meluas dan bahkan dapat menutupi seluruh permukaan gabah sehingga gabah menjadi mula-mula putih, tetapi selanjutnya berubah menjadi warna coklat atau hitam. Konidium jamur ini termasuk kedalam kelompok phaeophragmie, artinya warna gelap dan terdiri dari lebih 2 sel dengan sekat melintang saja. Masing-masing dari sel pada konidum tersebut  dapat berkecambah sendiri-sendiri, meskipun pada umumnya yang berkecambah hanya yang paling ujung (apical) saja. Meskipun jamur dan walang sangit dapat menyerang sendiri-sendiri tetapi dapat pula menyerang bersama-sama, umumnya dimulai oleh walang sangit lalu diikuti oleh jamurnya, hingga gejala sukar dicirikan, sebab merupakan gejala gabungan.

     Gabah yang sakit kalau digiling mudah pecah dan biasanya rasanya pahit serta tidak tahan lama bila disimpan. miselium dapat dijumpai baik pada permukaan gabah maupun didalamnya, dan dapat bertahan sampai beberapa tahun. Jamur ini mempunyai suhu kehidupan minimum 2ºC, Optimum 25ºC-30ºC, dan maksimum 41ºC. Untuk keperluan infeksi suhu yang paling cocok 22ºC dengan kelembapan minimum 92 %.  Di lapangan jamur ini dapat bertahan pada sisa-sisa makanan dan didalam tanah. Pada suhu tanah 31ºC dengan kelambapan 20%  jamur ini dapat bertahan selama 6 bulan, sedangkan pada suhu yang sama dengan kelembapan 92% hanya mampu bertahan selama 1 bulan saja. 

     Cara pengendalian yang mudah  dan murah bagi penyakit ini adalah dengan menjemur padi atau gabah dengan sinar matahari hingga kandungan air hanya 12 % atau lebih kecil lagi, selanjutnya jangan disimpan pada ruangan yang lembab supaya kandungan airnya tidak meningkat lagi sebagai akibat keseimbangannya dangan kelambaban udara di sekitarnya.


1.Astonish
   Astonish adalah nutrisi tanaman yang bersal dari ekstrak rumput laut berwarna kuning kecoklatan dan mudah larut dalam air.
Bahan Aktif                   : Potassium Calsium Boron Nomor Pendaftaran    : 01.02.2013.1 16
Bentuk Formulasi        : Liquid ( cairan)
Warna                            : Kuning Kecoklatan
Toksisitas                       : Tidak Berbahaya
Kemasan                        : 100ml, 250ml, dan 500ml

Keunggulan Produk

  • Menyediakan unsur kalsium & boron bagi tanaman.
  • Mencegah kerontokan bunga & buah.
  • Meingkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan stres terhadap lingkungan.
  • Meningkatkan viabilitas polen dan pembentukan bunga dan biji.
  • Warna buah akan mengkilat cerah.
  • Meningkatkan bobot dan kualitas buah.
  • Mempertebal dinding sel tanaman.
Petunjuk menggunaan
Penyemprotan      :
- Larutkan 0.5-1ml Astonish dalam 1 liter air.
Penyiraman akar :
-Larutkan 0.5-1ml Astonish dalam 1 liter air.
Perlakuan benih  :
-Larutkan 0.5-1ml Astonish dalam 1 liter air.
Lebih baik diaplikasikan pada pagi atau sore hari.

2. Leili 2000

    Leili 2000 adalah nutrisi pelindung tanaman yang tebuat dari ekstrak rumput laut yang diformulasikan dengan unsur mikro yang siap diserap oleh tenaman.
Bahan                             : Ekstrak Rumput laut                                                  : yang dilengkapi dengan                                             : unsur mikro dan makro.
Nomor Pendaftaran    : 01.02.2013.123
Bentuk Formulasi        : Liquid ( cairan)
Warna                            : Hujau Kehitaman
Toksisitas                       : Tidak Berbahaya
Kemasan                        : 100ml, 200ml, dan 1 l

Keunggulan produk

  • Kaya akan unsur hara mikro yang siap diserap oleh tanaman
  • Memperbaiki kekurangan unsur hara mikro dengan cepat
  • Meningkatkan perkembengan dan pertumbuhan tunas dan akar
  • Memperkuat kemampuan tanaman terhadap stress dan penyakit
  • Meningkatkan pembuahan
  • Mencegah kerontokan bunga dan buah
  • Meningkatkan kualitas dan penampilan buah
  • Meningkatkan ketahan dan daya simpan
  • Mampu menghambat perkembangan bakteri dan virus
  • Mempunyai penolakan hama kutu daun (aphid)
  • Mampu menyembuhkan luka dan penyakit
  • Membantu memulihkan vigor tanaman

Petunjuk penggunaan
Penyemprotan
-larutkan 0.75 ml - 1ml Leili2000 dalam 1 l air.
Penyiraman Akar
- larutkab 1-1,5 ml Leili2000 dalam 1 l air .
Perlakuak Benih
-Larutkan 1-1,25 ml Leili2000 dalam 1 l air.
Sebaiknya Aplikasikan pagi atau sore hari. Interval aplikasi 10-15 hari.

3. RootMost

    RootMost adalah nutrisu tanaman yang mengandung zat organik dan berguna untuk mendorong peerumpuhan akar sehingga mampu meningkatkat penyerapan unsur hara oleh tanaman.
Bahan  Aktif                  : Ekstrak rumput yang                                                 : dilengkapi hormon                                                     : pertumbuhan
Nomor Pendaftaran    : L 589/Organik/DEPTAN-                                             PPI/V/2010
Bentuk Formulasi        : Liquid ( cairan)
Warna                            : Coklat Kehitaman
Toksisitas                       : Tidak Berbahaya
Kemasan                        : 100ml, dan 1 l

Keunggulan Produk

  • Kaya akan zat organik yang dapat merangsang pertumbuhan akar.
  • Mendorong pertumbuhan akar utama,akar sekunder dan bulu-bulu akar.
  • Meningkatkan penyerapan unsur hara dalam tanah oleh tanaman.
  • Meningkatkan kesuburan tanah dan memperbaiki keadaan fisik dan kimia tanah.
  • Membantu tanaman menyerap dan mengasimilasi zat pengatur tumbuh.
  • Meningkatkan ketahanan bibit tanaman ketika pendah tanam.
  • Mempersingkat waktu perendaman benih dan membantu proses perkecambahan.
  • Memperpanjang dan mempertebal akar serta memperluas daerah perakaran.
  • Tidak beracun dan aman bagi lingkungan.
Petunjuk  Penggunaan
Perendaman benih
-Larutkan 2 ml RootMost dengan 1 l air.
Pencelupan stek tanaman
-Larutkan 2 ml RootMost dengan 1 l air.
Penyiraman akar
-Larutkan 0,75 - 1ml RootMost dengan 1 l air.
Penyemprotan daun
-Larutkan 1 ml RootMost dengan 1 l air atau larutan pestisida.

4. ProSynergist

    ProSynergist adalah surfaktan pestisida yang mengandung bahan aktif perekat,penyebar, perata dan penembus yang bekerja secara cepat dan kuat.
Bahan Aktif                  : Alkylphenol Etoxylates                                              : Succinicester Sulfonic                                                :Acid Sodium 660g/l
Nomor Pendaftaran    : 3638/SR.140/A.10/8/2009
Bentuk Formulasi        : Liquid ( cairan)
Warna                            : Bening Agak Kental
Toksisitas                       : Tidak Berbahaya
Kemasan                        : 100 ml, dan 250 ml

Keunggulan Produk
  • Meningkatkan daya rekat pestisida dan mencegah pencucian oleh air hujan.
  • Meningkatkan penetrasi pestisida hingga 20 %.
  • Menghemat penggunaan pestisida hingga 30 %.
  • Mengurangi daya kekebalan organisme pengganggu tanaman terhadap pestisida.
  • Mengurangi polusi lingkungan yang diakibatkan oleb pestisida.
  • Meningkatkan kemampuan penyebaran / penyemprotan pestisida.
  • Tidak beracun dan tidak berbahaya bagi lingkungan.
  • Mampu menembus lapisan lilin pada gulma dana pada kulis serangga.
Petunjuk penggunaan
Larutkan 0,25 - 0,5 ml ProSynergist dengan 1 l larutan pestisida / pupuk daun.
Perhatian:
-Dapat digunakan dalam campuran insektisida, fungisida, bakterisida dan herbisida.
-Gunakanlah dengan segera setelah dicampur dengan larutan peatisida / pupuk daun

5. Soft Guard

    Soft Guard adalah nutrisi pelingdung tanaman yang berasal dari chitosan oligo seccharin berwarna coklat kehitaman dan mudah larut dalam air. Mengandung unsur hara mikro dan makro.
Bahan  Aktif                  : Chitosan Oligo Seccharin
Nomor Pendaftaran    :L248/DEPTAN-PPI/XI/2008
Bentuk Formulasi        : Liquid ( cairan)
Warna                            : Coklat Kehitaman
Toksisitas                       : Tidak Berbahaya
Kemasan                        : 100ml, dan 200ml.

Keunggulan Produk
  • Dapat mencegah tanaman dari infeksi jamur, bakteri, dan virus.
  • Dapat memproduksi subtansi antibiotik di dalam tanah.
  • Mengaktifkan dan memperkuat sistem ketahanan tanaman terhadap stress.
  • Meningkatkan vigor pertumbuhan tanaman.
  • Cepat memperbaiki kekurangan unsur Cu dan Zn pada tanaman.
  • Dapat mempertebal dinding sel pada tanaman.
Petunjuk Penggunaan
Penyemprotan
- Larutkan 0.5-1 ml SofGuard dalam 1 l air.
Penyiraman akar 
- Larutkan 0.5-1 ml SofGuard dalam 1 l air.
Perlakuan Benih
- Larutkan 0.5-1 ml SofGuard dalam 1 l air.
Aplikasikan pada pagi atau sore hari.

6. Spreader

    Spreader adalah surfaktan pestisida yang mengandung bahan aktif perekat, perata dan penembus.

 Bahan Aktif                 : Alkylphenol Etoxylates                                             : Succinicester Sulfonic                                                : Acid Sodium 660g/l
Nomor Pendaftaran    : 795/SR.140/A.10/2/2010
Bentuk Formulasi        : Liquid ( cairan)
Warna                            : Bening Agaka Kental
Toksisitas                       : Tidak Berbahaya
Kemasan                        : 500 ml, dan 1 Liter.

Keunggulan Produk
  • Meingkatkan daya rekat pestisida dan mencegah pencucian oleh air hujan.
  • Meningkatkan penetrasi pestisida hingga 20 %.
  • Menghemat penggunaan pestisida hingga 30 %.
  • Mengurangi daya kekebalan organisme pengganggu tanaman terhadap pestisida.
  • Mengurangi polusi lingkungan yang diakibatkan oleh pestisida.
  • Mampu menembus lapisan lilin pada gulma dan pada kulit serangga.
  • Meningkatkan daya tembus ovisida dan insektisida pada telur serangga dan ulat.
Petunjuk penggunaan
Larutkan 40-60 ml Spreader dengan 100 Liter larutan pestisida.
Perhatian
Dapat digunakan dalam campuran insektisida, fungisida, bakterisida, dan herbisida.


   

     Pupuk Kompos Super merupakan dekomposisi bahan-bahan organik atau proses perombakan senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan mikroorganisme. Bahan dasar pembuatan kompos adalah kotoran sapi dan serbuk gergaji yang dikomposisi dengan bahan pemacu mikroorganisme dalam tanah( misalnya stardec atau yang sejenis) ditambah dengan bahan- bahan untuk memperkaya kandungan kompos super seperti serbuk gergaji, abu dan kalsit/kapur. Kotoran sapi dipilih karena selain banyak tersedia juga memiliki kandungan nitrogen dan potasium. Kotoran sapi merupakan kotoran ternak yang baik untuk kompos.

    Pembuatan kompos super adalah proses pengubahan limbah organik menjadi pupuk organik melalui aktivitas biologis pada kondisi yang terkontrol.

Kandungan kompos super adalah sebagai berikut: 
1. Moisture/kelembaban 45%
2.Total N >1,81 %
3.P0205 > 1,89 %
4.k20 > 1,96 %
5.Ca0 >2,96 %
6.Mg0 >0,70 %
7.C/N Rasio Maks 16 %

    Kompos super memiliki banyak manfaat untuk lahan pertanian, antara lain :
1.)Mampu menggantikan atau mengefektifkan penggunaan pupuk kimia (anorganik) sehingga biaya pemupukan dapat ditekan.
2.)Bebas dari biji tanaman liar (gulma).
3.)Tidak berbau dan mudah digunakan.
4.)Menyediakan unsur hara yang seimbang dalam tanah.
5.)Meningkatkan populasi mikroba tanah sehingga struktur tanah tetap gembur.
6.)Memperbaiki derajat keasaman PH tanah.
7.)Mampu meningkatkan produksi tanaman hingga 10-30%.

    Disamping bermanfaat bagi lahan pertanian, Kompos super juga sangat bermanfaat bagu tambak, di antaranya meningkatkan kesuburan fisik, kimia dan biologis sehingga dasar tambak mampu meredam efek buruk pemupukan, sisa pakan, fases, kulit udang dan sisa bahan organik lain untuk diurai lebih sempurna.

Proses pembuatan kompos super adalah sebagai berikut : 

A. Bahan yang digunakan
     1.) Kotoran Sapi 80-83 %
     2.) Serbuk Gergaji 5%
     3.) Bahan pemacu mikroorganisme 0,25 %
     4.) Abu sekam 10 %
     5.) Kalsit / kapur 2%
Boleh menggunakan bahan-bahan lain asalkan kotoran sapi minimal 40 %, kotoran ayam maks 25%.

B. Tempat

    Ruangan beralas tanah yang ternaungi sehingga pupuk tidak terkena sinar matahari secara langsung maupun hujan.

C. Pemprosesan

    1.) Kotoran sapi (fase dan urine) diambil dari              kandang dan ditiriskan selama satu                        minggu hingga kadar airnya tinggal                        kurang lebih 60%
    2.) Kotoran sapi yang sudah ditiriskan                          tersebut kemudian dipindahkan                              ketempat pembuatan kompos super,                      dicampur dengan serbuk gergaji, abu,                    kalsit/kapur dan stardec sesuai dosis dan              diaduk hingga rata.
    3.) Setelah seminggu dilokasi pertama, bahan           dipindahkan ke lokasi 2 dan diaduk hingga           merata guna menambahkan suplai oksigen           dan meningkatkan homogenitas bahan.                 Pada tahap ini diharapkan akan terjadi                 peningkatan suhu sampai 70 derajat                       celsius hingga dapat mematikan biji gulma.

    4.) Seminggu kemudian kembali diaduk dan               dipindahkan ke lokasi ke 3 dan dibiarkan             selama satu minggu.

    5.) Setelah satu minggu pada lokasi ke3,                       diaduk dan dibalik dan dipindah kelokasi             ke 4. Di tempat ini kompos super telah                   matang, berwarna coklat kehitaman dan               bertekstur remah dan tidak berbau.

    6.) Pupuk kompos super siap di gunakan atau           dikemas atay diaplikasikan ke lahan                       sebagai pupuk organik.

    Begitulah proses pembuatan Pupuk Organik Super yang terbaru, semoga ilmu yang saya bagikan dapat bermanfaat bagi para petani dan meningkatkan kualita tanaman di indonesia. Saya dari mahasiswa pertanian memohon maaf atas kekurangan ilmu serta tulisan atau perkataan yang menyinggung pihak semua. Sekian dari saya Terima Kasih .


Selain air, Pupuk merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi tanaman. Pupuk diibaratkan makanan bagi tanaman, sangat penting untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup tanaman. Di dalam pupuk terkadang berbagai jenis unsur hara yang sangat penting bagi tanaman. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan bagaimana cara membuat pupuk organik cair dari darah sapi.

Darah sapi dapat digunakan sebagai bahan pupuk organik cair. Untuk membuat pupuk organik dari darah sapi, pertama-tama kita harus melakukan proses fermentasi terhadap darah sapi dengan menggunakan bakteri EM-4. Fermentasi dilakukan dengan wadah jerigen pelastik.

Bahan yang berupa darah sapi dimasukkan kedalam derijen dan diberi EM-4. Tutup rapat jerigen dan kemudian kocok kuat-kuat hingga bahan tercampur merata. Tidak berapa lama jerigen akan mengembung. Hal itu berarti proses fermentasi sedang berlangsung. Untuk mengurangi tekanan dalam jerigen, tutup jerigen dapat dilonggarkan hingga udara dapat keluar. Tutup kembali Jerigen Rapat-Rapat. Tutup jerigen tidak boleh dibuka terlalu lama agar tidak terkontaminasi dengan udara dari luar.

Untuk menyiasati agar kita tidak perlu membuka-tutup penutupnya, ada cara sederhana yang dapat dilakukan. Lubangi tutup jerigen dan masukan selang kecil. Masukan ujung selang yang satu kedalam wadah yang berisi air sehingga udara di dalam jerigen tidak terkontak dengan udara luar. Agar tidak bocor, tutup sela antara tutup jerigen dan selang dengan menggunakan lilin.

proses fermentasi akan berlangsung selama 14 hari. Setelah itu, dalam kondisi tertutup rapat, pupuk dapat disimpan selama 3 bulan. Setelah 3 bulan pupuk masih tetap dapat digunakan walau kualitasnya telah menurun.

Setelah prosesi fermentasi selesai, pupuk akan berbau seperti tape dan berwarna merah. Untuk menghilangkan warna merah itu dapat dilakukan dengan menggunakan metode aerasi, yaitu dengan menggunakan bakteri dan jamur aerob. Dengan proses lanjut ini akan didapatkan pupuk dengan warna yang lebih jernih. Manfaat yang kita dapatkan akan lebih optimal karena metode aerasi memperkaya pupuk dengan bakteri, jamur dan mikrobia lain yang bermanfaat bagi tanaman. pupuk yang telah diaerasi sangat bermanfaat bila disemprotkan pada bagian bawah daun karena merangsang stomata untuk membuka lebih cepat. Di samping itu, pupuk tersebut juga dapat mencegah timbulnya penyakit tanaman, meningkatkan kualitas rasa pada sayur dan buah, meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap  nutrisi karena mikrobia membantu menyediakan nutrisi yang siap deserap tanaman.
pupuk kandang yang telah jadi

Sekian penjelasan bagaimana cara membuat pupuk organik cair dari darah sapi. Semoga bermanfaat bagi petani dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas buah dan sayur di indonesia. Dengan membuat pupuk organik cair ini, kita dapat menghemat biaya dalam pembelian pupuk organik di toko pertanian. Terima Kasih.


   Photoshop memiliki beberapa panel yang berfungsi untuk mengelolah objek atau foto digital. Pilih salah satu dari beberapa langkah di bawah ini untuk menampilkan, menyembunyikan, dan mengatur tampilan panel-panel.:

  • klik tombol Expand Panels yang ada di atas panel-panel untuk membuka dan menutup tampilan panel.

  • klik ikon panel untuk menampilkan salah satu panel tertentu.
  • klik menu Windows, kemudian pilih salah satu nama panel yang akan dibuka. Untuk menutup panel tersebut, klik tombol disudut kanan atas panel.
  • untuk mengeluarkan panel dari grup panel, geser tab panel ke arah lember kerja dokumen. Perhatikan Gambar dibawah ini.
  • unutk mengeluarkan grup panel dan dock panel, geser batang panel ke arah lembar kerja dokumen.
  • untuk memperbesar atau memperkecil tampilan dock panel, arahkan pointer mouse ke arah tepi dock panel kemudian geser keluar untuk memperbesar tampilan dan ke dalam untuk memperkecil tampilan.


1. Panel Layers
     Penel layers merupakan panel yang memuat layer-layer barisan objek-objek yang ditampilkan dalam lembar kerja layer-layer tersebut disusun bertumpuk, di mana layer baru akan diletakkan di atas pada saat membuat layer baru.
     Dengan penel layers, kamu  dapat mengubah urutan layer, menghapus layer, membuat layer baru, membuat duplikat dari layer yang sudah ada, menampilkan dan menyembunyikan layer.

Panel Layers

2. Panel Navigator
    
    Panel Navigator merupakan panel yang menampilkan semua bagian objek yang sedang dikerjakan. Untuk menampilkannya, Klik menu Window > Navigator.
    Dengan panel ini, kamu bisa mengubah besar kecilnya tampilan lembar kerja dokumen, dengan menggeser ZoomSlider yang terdapat di bagian bawah panel Navigator.

Panel Navigator


3. Panel History
    
    Penel History adalah panel yang sangat unik, di mana panel ini berisi daftar perintah yang pernah kamu pakai selama bekerja dengan objek gambar. Gunakan perintah menu Window > History Untuk menampilkan panel History. 
    Melalui Panel Ini, kamu dapat membatalkan perintah-perintah (Undo) yang telah kamu kerjakan dengan mengklik barisan perintah yang ingin dibatalkan dalam panel tersebut.

Panel History

4. Panel Color
  
     Panel Color merupakan panel yang berisi slider-slider warna(Red), (Green), dan(Blue) yang dapat digunakan untuk memilih warna foreground dan background dengan cara:
  • klik kotak Set Foreground Color, kemudian geser slider RGB untuk menentukan warna Background.
  • klik kotak Set Foreground Color, kemudian geser slider RGB untuk menentukan warna Foreground.
Panel Color
yang hitam Foreground , yang putih Background

5. Panel Swatches

    Panel Swatches adalah panel yang berisi daftar warna yang digunakan untuk mengatur warna dari Set Foreground Color dan Set Background Color. Dengan cara, klik salah satu warna yang tersedia maka secara otomatis warna Set Foreground Color akan berubah sesuai warna yang kamu pilih. Atau tekan Ctrl + klik untuk mengganti warna Set Background Color.

Panel Swatches


6. Panel Styles

    Panel Styles merupakan panel yang berisi sekumpulan efek- efek yang secara default disediakan program Photoshop untuk memberikan efek pada suatu objek atau pun teks.
    Kamu juga dapat mengubah pilihan style ke beberapa bentuk style yang ada dengan cara mengklik tombl menu yang terdapat dikanan atas jendela panel Style.

Panel Styles